<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>krishnabalagita.com &#187; Basic Theory</title>
	<atom:link href="http://www.krishnabalagita.com/category/theory-of-music/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.krishnabalagita.com</link>
	<description>krishnabalagita music</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jul 2010 17:25:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
<image>
<link>http://www.krishnabalagita.com</link>
<url>http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-31.ico</url>
<title>krishnabalagita.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Berlatih tangga nada</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/berlatih-tangga-nada</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/berlatih-tangga-nada#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 02:54:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Tangga nada juga salah satu hal terpenting untuk kita berlatih mengembangkan fingering kita dalam bermain. Banyak sekali cara untuk berlatih tangga nada, sebaiknya dari tempo yang tidak terlalu cepat kemudian setelah kita terbiasa cobalah untuk melatih dari tempo yang cukup lambat hingga yang sangat cepat. Coba berlatih di semua tangga nada misalnya dimulai dengan tangga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/11/piano.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-252" title="piano" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/11/piano-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Tangga nada juga salah satu hal terpenting untuk kita berlatih mengembangkan fingering kita dalam bermain. Banyak sekali cara untuk berlatih tangga nada, sebaiknya dari tempo yang tidak terlalu cepat kemudian setelah kita terbiasa cobalah untuk melatih dari tempo yang cukup lambat hingga yang sangat cepat. Coba berlatih di semua tangga nada misalnya dimulai dengan tangga nada C Mayor kemudian F Mayor, Bb Mayor, Eb Mayor, Ab Mayor dan Db Mayor. Jika ingin di semua tangga nada bisa ditambahkan dengan GMayor, DMayor, AMayor, EMayor, BMayor dan F#Mayor.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/berlatih-tangga-nada/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inversi atau pembalikan nada dalam chord</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/inversi-atau-pembalikan-nada-dalam-chord</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/inversi-atau-pembalikan-nada-dalam-chord#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 01:21:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[Inversion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Inversi atau pembalikan nada-nada di dalam chord adalah suatu cara untuk mempermudah player dalam bermain. Misalnya dalam suatu pergerakan chord atau progresi chord Dm7 menuju G7. Jika posisi Dm7 dimainkan pada posisi dasar alat musik piano, maka akan dimulai pada nada D ditambah F ditambah A ditambah C. Kemudian jika kita bergerak menuju G7 maka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/music-2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-256" title="music 2" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/music-2-295x300.jpg" alt="" width="295" height="300" /></a>Inversi atau pembalikan nada-nada di dalam chord adalah suatu cara untuk mempermudah player dalam bermain. Misalnya dalam suatu pergerakan chord atau progresi chord Dm7 menuju G7. Jika posisi Dm7 dimainkan pada posisi dasar alat musik piano, maka akan dimulai pada nada D ditambah F ditambah A ditambah C. Kemudian jika kita bergerak menuju G7 maka terdapat dua nada yang sama yaitu D dan F. Dalam Inversi kita cukup memindahkan nada A menjadi G dan nada C menjadi B. Maka chord tersebut telah berubah menjadi G7. Anda hanya perlu menyesuaikan dengan tempo dan hitungan ke berapa anda akan bergerak. Suatu contoh pada progresi  II-V-I-I6 seperti di bawah ini</p>
<p>Dm7&#8230;&#8230;..|G7&#8230;&#8230;..|CM7&#8230;&#8230;..|C6&#8230;&#8230;..|</p>
<p>dalam suatu birama 4/4 berarti Dm7 sebanyak 4 ketukan dan begitu juga dengan chord selanjutnya.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/inversi-atau-pembalikan-nada-dalam-chord/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dasar berimprovisasi dan pengenalan progresi dasar blues modern</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/dasar-berimprovisasi-dan-pengenalan-progresi-dasar-blues-modern</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/dasar-berimprovisasi-dan-pengenalan-progresi-dasar-blues-modern#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 03:33:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[basic improvisation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Dasar berimprovisasi mungkin dapat di bagi-bagi dalam beberapa langkah : 1  . Penguasaan tempo yang baik. 2  . Penguasaan phrasing atau nafas dan time feel yang baik. 3  . Penguasaan chord berikut progresi yang baik. 4  . Penguasaan guide tones, fingering atau penjarian dan passing notes yang baik. Guide tones yang di maksud adalah nada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/music-1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-258" title="music 1" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/music-1.jpg" alt="" width="300" height="216" /></a><br />
Dasar berimprovisasi mungkin dapat di bagi-bagi dalam beberapa langkah :</p>
<p>1  . Penguasaan tempo yang baik.</p>
<p>2  . Penguasaan phrasing atau nafas dan time feel yang baik.</p>
<p>3  . Penguasaan chord berikut progresi yang baik.</p>
<p>4  . Penguasaan guide tones, fingering atau penjarian dan passing notes yang baik.</p>
<p>Guide tones yang di maksud adalah nada ke 3 dan ke 7 dari suatu bentukan seventh chord, bisa dimainkan dengan kecepatan metronom kurang lebih nada 1/4 =100. Kita bisa memainkannya terlebih dahulu, jika di alat musik piano dengan tangan kanan chord berikut inversi atau pembalikan chord-chordnya. Tangan kiri walking bass seperti sedang memainkan musik berirama swing. Setelah mulai terbiasa dengan walking bass kita bisa mulai berlatih berimprovisasi dengan hanya menggunakan guide tonesnya saja. Anda di tuntut untuk berkreasi dalam memperkuat rasa dari ritmical anda, karena nada yang di mainkan hanya nada ke 3 dan 7 nya saja di tangan kanan. Bisa ditambahkan arpegio tetapi tetap hanya nada ke 3 dan ke 7 saja. Anda harus mempelajari fingering anda juga untuk latihan-latihan ini. Kita gunakan progresi Blues seperti di bawah contoh di bawah ini.</p>
<p>C7. . . |F7. . . |C7. . . |Gm7C7|<br />
F7. . . |F7. . . |C7. . .  |A7.  .  .|<br />
Dm7..|G7. . . |C7 A7 |Dm7G7|</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/dasar-berimprovisasi-dan-pengenalan-progresi-dasar-blues-modern/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses pembentukan chord diminished 7</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-diminished-7</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-diminished-7#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 03:03:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[seventh chord]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Chord diminished 7 terbentuk secara Interval dengan susunan Interval 3 minor di tambah Interval 3 minor di tambah Interval 3 minor. Contoh di C maka isinya adalah C di tambah Eb di tambah Gb di tambah Bbb. Jika kita melihat secara posisi dasar sesuai tangga nada C maka Eb adalah Interval 3 minornya. Gb terhadap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/Four-chord-twochord-illus.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-260" title="Four-chord-twochord-illus" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/Four-chord-twochord-illus-300x172.jpg" alt="" width="300" height="172" /></a>Chord diminished 7 terbentuk secara Interval dengan susunan Interval 3 minor di tambah Interval 3 minor di tambah Interval 3 minor. Contoh di C maka isinya adalah C di tambah Eb di tambah Gb di tambah Bbb. Jika kita melihat secara posisi dasar sesuai tangga nada C maka Eb adalah Interval 3 minornya. Gb terhadap Eb sesuai tangga nada Mayor Eb maka Gb menjadi Interval 3 minor. Begitu selanjutnya Bbb menjadi Interval 3 minor dari Gb. Tanda bb pada B adalah double flat, maksudnya di turunkan setengah nada setelah itu diturunkan setengah nada lagi. Secara penulisan menggunakan double flat tapi secara bunyi sama dengan turun satu nada.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-diminished-7/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses pembentukan chord minor 7 b5</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-minor-7-b5</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-minor-7-b5#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 00:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[seventh chord]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Chord minor 7 b5 atau cukup disebut dengan half diminished, terbentuk dengan jarak Interval 3 minor di tambah Interval 3 minor di tambah Interval 3 Mayor. Kita ambil contoh C minor 7 b5 berarti isi dari chord tersebut adalah C di tambah Eb di tambah Gb ditambah Bb. Jika di urai nada Eb adalah Interval [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/BMPwebjpeg.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-262" title="image description" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/BMPwebjpeg-300x296.jpg" alt="" width="300" height="296" /></a>Chord minor 7 b5 atau cukup disebut dengan half diminished, terbentuk dengan jarak Interval 3 minor di tambah Interval 3 minor di tambah Interval 3 Mayor. Kita ambil contoh C minor 7 b5 berarti isi dari chord tersebut adalah C di tambah Eb di tambah Gb ditambah Bb. Jika di urai nada Eb adalah Interval 3 minor dari nada C sesuai tangga nada C Mayor, Nada Gb adalah Interval 3 minor dari Eb sesuai tangga nada Eb Mayor dan Nada Bb adalah Interval 3 Mayor dari Gb sesuai tangga nada Gb Mayor.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-minor-7-b5/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses pembentukan chord minor 7</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-minor-7</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-minor-7#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 01:50:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[seventh chord]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Chord minor 7 terbentuk secara Interval dengan susunan Interval 3 minor di tambah Interval 3 Mayor di tambah Interval 3 minor. Contoh di C maka isinya adalah C di tambah Eb di tambah G di tambah Bb. Jika kita melihat secara posisi dasar sesuai tangga nada C maka Eb adalah Interval 3 minor dari C. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/cminorscale.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-264" title="cminorscale" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/cminorscale-300x116.gif" alt="" width="300" height="116" /></a>Chord minor 7 terbentuk secara Interval dengan susunan Interval 3 minor di tambah Interval 3 Mayor di tambah Interval 3 minor. Contoh di C maka isinya adalah C di tambah Eb di tambah G di tambah Bb. Jika kita melihat secara posisi dasar sesuai tangga nada C maka Eb adalah Interval 3 minor dari C. G terhadap Eb sesuai tangga nada Mayor Eb maka G menjadi Interval 3 Mayor. Begitu selanjutnya Bb menjadi Interval 3 minor dari G.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-minor-7/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses pembentukan chord Major 7</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-major-7</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-major-7#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 01:44:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[seventh chord]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Chord Major 7 terbentuk secara Interval dengan susunan Interval 3 Mayor di tambah Interval 3 minor di tambah Interval 3 Mayor. Contoh di C maka isinya adalah C di tambah E di tambah G di tambah B. Jika kita melihat secara posisi dasar sesuai tangga nada C maka E adalah Interval 3 Mayor. G terhadap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/music-5.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-273" title="music 5" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/music-5-287x300.jpg" alt="" width="287" height="300" /></a>Chord Major 7 terbentuk secara Interval dengan susunan Interval 3 Mayor di tambah Interval 3 minor di tambah Interval 3 Mayor. Contoh di C maka isinya adalah C di tambah E di tambah G di tambah B. Jika kita melihat secara posisi dasar sesuai tangga nada C maka E adalah Interval 3 Mayor. G terhadap E sesuai tangga nada Mayor E maka G menjadi Interval 3 minor. Begitu selanjutnya B menjadi Interval 3 minor dari G.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-major-7/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses pembentukan chord dominant 7</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-dominant-7</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-dominant-7#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 01:34:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[seventh chord]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita mulai terbiasa dengan chord-chord triad sekarang kita masuk ke pengetahuan mengenai chord dominant. Strukturnya andaikan di nada dasar C adalah C ditambah E ditambah G ditambah Bb. Kalau di lihat secara Interval maka jaraknya adalah C ke E adalah Interval 3 Mayor, E ke G adalah Interval 3 minor dan G ke Bb [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/music-4.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-275" title="music 4" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/07/music-4-300x178.gif" alt="" width="300" height="178" /></a>Setelah kita mulai terbiasa dengan chord-chord triad sekarang kita masuk ke pengetahuan mengenai chord dominant. Strukturnya andaikan di nada dasar C adalah C ditambah E ditambah G ditambah Bb. Kalau di lihat secara Interval maka jaraknya adalah C ke E adalah Interval 3 Mayor, E ke G adalah Interval 3 minor dan G ke Bb adalah Interval 3 minor. Jika terjadi susunan seperti ini maka chord tersebut termasuk golongan chord dominant 7, biasa hanya di sebut misal di C menjadi C7 saja.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-dominant-7/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses pembentukan chord triad augmented</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-triad-augmented</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-triad-augmented#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 03:30:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[augmented]]></category>
		<category><![CDATA[triad chord]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Chord triad augmented ini lebih di kenal dengan hanya + saja atau plus. Misalnya C triad augmented secara umum hanya di sebut C+. Nada-nadanya terdiri dari C di tambah E di tambah G#. Kalau di lihat dari tangga nada C Mayor maka nada E adalah Interval 3 Mayor dari C, sedangkan G# kalau di lihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/06/music-6.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-277" title="music 6" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/06/music-6-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Chord triad augmented ini lebih di kenal dengan hanya + saja atau plus. Misalnya C triad augmented secara umum hanya di sebut C+. Nada-nadanya terdiri dari C di tambah E di tambah G#. Kalau di lihat dari tangga nada C Mayor maka nada E adalah Interval 3 Mayor dari C, sedangkan G# kalau di lihat dari tangga nada E Mayor adalah Interval 3 Mayor dari nada E. Susunan Interval 3 Mayor di tambah Interval 3 Mayor ini di sebut C triad augmented atau cukup di sebut dengan C +.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-triad-augmented/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses pembentukan chord triad diminished</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-triad-diminished</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-triad-diminished#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 15:00:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[diminished]]></category>
		<category><![CDATA[triad chord]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita memahami chord triad Mayor dan minor sekarang kita coba pelajari struktur chord triad diminished. Ambil saja contoh C triad diminished biasa hanya di sebut C dim saja. Strukturnya andaikan di C berarti terdiri dari nada C di tambah Eb di tambah Gb. Jika kita melihat tangga nada C Mayor maka Interval 3 Mayornya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/06/music-7.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-279" title="music 7" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/06/music-7-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a>Setelah kita memahami chord triad Mayor dan minor sekarang kita coba pelajari struktur chord triad diminished. Ambil saja contoh C triad diminished biasa hanya di sebut C dim saja. Strukturnya andaikan di C berarti terdiri dari nada C di tambah Eb di tambah Gb. Jika kita melihat tangga nada C Mayor maka Interval 3 Mayornya adalah E, karena di sini adalah Eb berarti nada E telah diturunkan setengah nada. Berarti menjadi Interval 3 minor. Kemudian jika kita lihat nada Gb terhadap Eb, maka sesuai tangga nada Eb Mayor, Interval 3 Mayornya adalah nada G. Karena terjadi perubahan nada G menjadi Gb berarti nada Gb menjadi Interval 3 minor dari Eb. Struktur Interval 3 minor di tambah Interval 3 minor akan menjadi chord triad diminished.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/proses-pembentukan-chord-triad-diminished/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses pemebentukan chord triad minor</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/proses-pemebentukan-chord-triad-minor</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/proses-pemebentukan-chord-triad-minor#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 14:37:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[triad chord]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Setelah membaca penerangan sebelum ini sekarang kita lanjutkan ke chord triad minor. Kita ambil saja contoh C triad minor biasa hanya disebut C minor saja. Nadanya terdiri dari C di tambah Eb di tambah G, jika kita melihat Interval dari C ke Eb adalah Interval 3 minor. Menurut tangga nada C Mayor nada ke tiga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/06/music-81.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-282" title="music 8" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/06/music-81-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Setelah membaca penerangan sebelum ini sekarang kita lanjutkan ke chord triad minor. Kita ambil saja contoh C triad minor biasa hanya disebut C minor saja. Nadanya terdiri dari C di tambah Eb di tambah G, jika kita melihat Interval dari C ke Eb adalah Interval 3 minor. Menurut tangga nada C Mayor nada ke tiga adalah E, karena di sini diturunkan setengah nada maka menjadi Interval 3 minor. Kemudian begitu pula jarak nada Eb ke G adalah Interval 3 Mayor, jika kita melihat tangga nada Eb Mayor maka nada ke tiganya adalah G. Berarti tidak ada perubahan, posisi seperti Interval 3 minor di tambah Interval 3 Mayor maka menjadi struktur triad minor.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/proses-pemebentukan-chord-triad-minor/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses pemebentukan chord triad mayor</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/proses-pemebentukkan-chord-triad-mayor</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/proses-pemebentukkan-chord-triad-mayor#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 02:56:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[triad chord]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita sudah terbiasa dengan Interval maka sekarang kita mulai ke langkah berikutnya yaitu mengenai proses membentuk sebuah chord. Pertama yang paling mudah adalah mendeteksi chord triad mayor. Kita ambil contoh chord C triad mayor biasa disebut dengan C Mayor saja, terdiri dari nada C + E + G pada posisi dasar. Dari nada C [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/06/music-91.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-285" title="music 9" src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/uploads/2009/06/music-91-300x218.jpg" alt="" width="300" height="218" /></a>Setelah kita sudah terbiasa dengan Interval maka sekarang kita mulai ke langkah berikutnya yaitu mengenai proses membentuk sebuah chord. Pertama yang paling mudah adalah mendeteksi chord triad mayor. Kita ambil contoh chord C triad mayor biasa disebut dengan C Mayor saja, terdiri dari nada C + E + G pada posisi dasar. Dari nada C ke E jika mengikuti tangga nada C mayor, maka posisi E adalah Interval 3 Mayornya. Kemudian jika lihat nada G terhadap E, maka nada G adalah Interval 3 Minornya dari tangga nada E. Jika posisi seperti ini dengan struktur Interval 3 Mayor + Interval 3 Minor maka susunan ini menjadi Chord Triad Mayor. Yang di sebut sebagia triad hanya terdiri dari tiga nada saja.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/proses-pemebentukkan-chord-triad-mayor/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ear training juga salah satu sebutan dalam berlatih Interval</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/ear-training-juga-salah-satu-sebutan-dalam-berlatih-interval</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/ear-training-juga-salah-satu-sebutan-dalam-berlatih-interval#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 03:05:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[Interval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya ada tiga bagian dasar dalam berlatih Interval bagi seseorang pemusik. Pertama yang paling mendasar adalah latihan mendeteksi Interval ke dua mendeteksi Chord ke tiga mendeteksi Scale atau tangga nada. Interval meliputi seluruh jarak dari Oktav manapun, Chord meliputi triad chord mayor dan minor, seventh chord seluruhnya, altered chord, diminished chord,augmented chord dan segala [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada dasarnya ada tiga bagian dasar dalam berlatih Interval bagi seseorang pemusik. Pertama yang paling mendasar adalah latihan mendeteksi Interval ke dua mendeteksi Chord ke tiga mendeteksi Scale atau tangga nada. Interval meliputi seluruh jarak dari Oktav manapun, Chord meliputi triad chord mayor dan minor, seventh chord seluruhnya, altered chord, diminished chord,augmented chord dan segala tambahannya hingga yang sudah sangat sulit untuk di sebutkan karena strukturalnya. Aplikasi yang termudah kita juga bisa menghafalkannya dengan lagu-lagu yang mempunyai &#8220;Solfegio&#8221; yang sama tetapi berbeda iramanya. Contoh lagu : Lihat Kebunku memiliki awal nada sol&#8230;sol&#8230;mi&#8230;sol&#8230;do dan seterusnya pasti dia juga mempunyai persamaan dengan lagu lain tetapi jika kita tidak sadari tentu tidak akan terasa. Latihan memplesetkan juga salah-satunya. Karena otak anda akan di buat terbiasa secara mendadak untuk membunyikan nada tersebut. Hal ini banyak dilakukan oleh pemain-pemain jazz.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/ear-training-juga-salah-satu-sebutan-dalam-berlatih-interval/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Latihan teknis yang berhubungan dengan Interval</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/latihan-teknis-yang-berhubungan-dengan-interval</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/latihan-teknis-yang-berhubungan-dengan-interval#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 22:53:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[Interval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita melatih pendengaran menggunakan latihan-latihan Interval, kita bisa juga mengkombinasi latihan Interval yang di tujukan untuk mengembangkan teknis dalam kita bermain. Misalnya kita bisa melatih tangga nada C dengan Interval yang mudah kita ingat dan kita nyanyikan. Gunakan metronom untuk menjaga kestabilan tempo kita. Contoh-contoh yang mudah dilakukan : tangan kiri kita memegang chord [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kita melatih pendengaran menggunakan latihan-latihan Interval, kita bisa juga mengkombinasi latihan Interval yang di tujukan untuk mengembangkan teknis dalam kita bermain. Misalnya kita bisa melatih tangga nada C dengan Interval yang mudah kita ingat dan kita nyanyikan. Gunakan metronom untuk menjaga kestabilan tempo kita. Contoh-contoh yang mudah dilakukan : tangan kiri kita memegang chord C Maj atau C Maj7  dan tangan kanan kita memainkan 1-3, 2-4, 3-5, 4-6,5-7, 6-&#8217;1,7-&#8217;2, &#8217;1 atau do-mi, re-fa, mi-sol, fa-la, sol-si,la-&#8217;do, si-&#8217;re, do. Jika anda ingin menggerakan tangan kiri anda pun juga bisa. Contohnya tangan kiri mengikuti kanannya, berarti isi chord tersebut adalah ; C M, Dm, Em, F M, G M, Am, Bdim, C lebih tinggi satu Oktav. Jika anda hanya menginginkan bass line dan nada ke 5 pun juga bisa. Kalau di piano tangan kiri turun 1 Oktav kemudian anda memainkan urutan seperti chord tadi tanpa nada ke 3 nya. Anda harus melatihnya di semua kunci karena ini juga melatih fingering anda dan jangan lupa menggunakan metronom dengan tempo awalnya sekitar 90 atau lebih rendah tergantung kesabaran anda.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/latihan-teknis-yang-berhubungan-dengan-interval/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melatih Interval menggunakan broken chord</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/melatih-interval-menggunakan-broken-chord</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/melatih-interval-menggunakan-broken-chord#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 13:02:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[Interval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Begitu banyaknya cara untuk kita memperkuat pendengaran kita dan begitu banyak pula kreativitas untuk kita mencobanya. Salah satunya lagi kita bisa memulai untuk menyanyikan nada-nada dari pecahan-pecahan chord yang ingin kita latih. Contoh misalnya nada-nada pada chord C Maj 7 adalah C + E + G + B. Maka kita bisa memainkannya di kunci manapun, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Begitu banyaknya cara untuk kita memperkuat pendengaran kita dan begitu banyak pula kreativitas untuk kita mencobanya. Salah satunya lagi kita bisa memulai untuk menyanyikan nada-nada dari pecahan-pecahan chord yang ingin kita latih. Contoh misalnya nada-nada pada chord C Maj 7 adalah C + E + G + B. Maka kita bisa memainkannya di kunci manapun, anggap saja do=c, berarti nada-nada yang kita nyayikan adalah do >> mi >> sol >> si. do adalah 1, mi adalah 3, sol adalah 5, si adalah 7. Begitu seterusnya misalnya anda ingin mencoba Cmin 7, terus hingga nada-nada yang anda tidak terbiasa. Misalnya anda mencoba C7 +9, berarti pecahannya adalah C + E + G + Bb + &#8216;D#. Bagi pemain piano bisa juga melatih sesuai dengan yang kita tekan, awalnya tentu pada posisi dasar terlebih dahulu. Jadi kita tekan Chordnya kemudian sambil kita dengar coba anda mencari do nya dan nyayikan pecahannya. Lebih baik yang sesuai dengan tinngi suara anda terlebih dahulu, misalnya C midle yang posisinya ada di tengah piano persis. Selamat mencoba.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/melatih-interval-menggunakan-broken-chord/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membiasakan untuk melatih Interval</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/membiasakan-untuk-melatih-interval</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/membiasakan-untuk-melatih-interval#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 05:25:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[Interval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Karena Interval adalah sangat penting bagi seorang pemusik maka seharusnya lah kita membiasakan setiap saat sesuka kita unuk melatihnya. Misalnya anda bisa melatih lagu-lagu yang sudah anda hafal luar kepala, tentunya dari yang mudah-mudah terlebih dahulu. Anda coba untuk memnyanyikan melodinya dengan Solfegio (do, re, mi dst.), setelah itu anda juga bisa menyanyikan bass linenya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena Interval adalah sangat penting bagi seorang pemusik maka seharusnya lah kita membiasakan setiap saat sesuka kita unuk melatihnya. Misalnya anda bisa melatih lagu-lagu yang sudah anda hafal luar kepala, tentunya dari yang mudah-mudah terlebih dahulu. Anda coba untuk memnyanyikan melodinya dengan <em>Solfegio</em> (do, re, mi dst.), setelah itu anda juga bisa menyanyikan bass linenya atau pergerakkan not-not pada bas lagu tersebut.Nantinya anda akan bisa mendeteksi chord-chord pada sebuah lagu tanpa anda harus memegang alat tersebut. Cocok sekali untuk seorang arranger jika dia membayangkan sebuah aransemen baru,juga seorang player yang dituntut unuk memainkan banyak lagu dalam waktu yang sangat singkat.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/membiasakan-untuk-melatih-interval/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencari persamaan-persamaan dari Interval</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/mencari-persamaan-persamaan-dari-interval</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/mencari-persamaan-persamaan-dari-interval#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[Interval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Setelah anda mulai terbiasa dengan jarak antara nada-nada ada baiknya anda juga membiasakan untuk menyebutnya dalam bentuk yang berlainan. Di samping otak anda menjadi terlatih juga mempermudah dalam banyak hal nantinya. Contoh Interval 6 Minor adalah sama dengan Interval 5 Augmented, Interval 5 Diminish sama dengan Interval 4 Augmented, Interval 6 Augmented sama dengan Interval [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah anda mulai terbiasa dengan jarak antara nada-nada ada baiknya anda juga membiasakan untuk menyebutnya dalam bentuk yang berlainan. Di samping otak anda menjadi terlatih juga mempermudah dalam banyak hal nantinya. Contoh Interval 6 Minor adalah sama dengan Interval 5 Augmented, Interval 5 Diminish sama dengan Interval 4 Augmented, Interval 6 Augmented sama dengan Interval 7 Minor dan seterusnya. Nantinya akan berguna jika anda sudah banyak berkutat sekitar pemahaman chord, misalnya untuk memudahkan menyebut C 11 adalah G Min7 on C atau C 13 adalah Bb Mayor 7 on C. Semakin lama akan semakin kompleks misalnya C 13 #11 adalah sama dengan Bb Mayor 7 +5 on C dan seterusnya. Karena kebutuhan setiap pemusik berbeda-beda tergantung jenis musik yang di mainkan, tapi setidak-tidaknya kita lumayan faham meski tidak memainkannya. Di musik Jazz contohnya sangat banyak ilmu yang berhubungan dengan substitusi chord.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/mencari-persamaan-persamaan-dari-interval/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meminta bantuan seorang teman untuk berlatih Interval</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/meminta-bantuan-seorang-teman-untuk-berlatih-interval</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/meminta-bantuan-seorang-teman-untuk-berlatih-interval#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 01:00:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[Interval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda mempunyai pertner dalam group anda, misalnya anda seorang pemain drum dan anda ingin mempelajarinya. Anda bisa meminta bantuan seorang pianist misalnya untuk mengetest kemampuan Interval anda. Misalnya seorang pianist membunyikan nada dari nada dasar C. Pertama kali dia harus membunyikan nada tersebut. Kemudian dia memulai untuk memainkan nada berikutnya, untuk pertama nada-nada tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda mempunyai pertner dalam group anda, misalnya anda seorang pemain drum dan anda ingin mempelajarinya. Anda bisa meminta bantuan seorang pianist misalnya untuk mengetest kemampuan Interval anda. Misalnya seorang pianist membunyikan nada dari nada dasar C. Pertama kali dia harus membunyikan nada tersebut. Kemudian dia memulai untuk memainkan nada berikutnya, untuk pertama nada-nada tersebut bisa di pisah. Maksudnya tidak dibunyikan secara bersamaan. Namun jika anda mulai fasih nada-nada tersebut bisa dibunyikan secara bersamaan. Tentunya akan lebih sulit nantinya. Silakan saja mencobanya, misalnya pertama hanya nada-nada di seputar 1 Oktav sajan, namun nantinya ke semua Oktav. Contoh : nada C ke A tentunya akan sama dengan nada C ke &#8216;A (aksen maksudnya lebih tinggi satu Oktav). Dalam bahasa Interval 6 Mayor bunyinya akan sama dengan Interval 13 Mayor dsb.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/meminta-bantuan-seorang-teman-untuk-berlatih-interval/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara mempraktekkan latihan Interval</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/cara-mempraktekkan-latihan-interval</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/cara-mempraktekkan-latihan-interval#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 00:45:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[Interval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Pertama-tama kita sudah harus membiasakan untuk bernyanyi. Di mana saja kita ingin berlatih terserah mood kita saja, misalnya sehabis bangun tidur, di kamar mandi atau di depan alat musik itu sendiri. Tidak ada paksaan, ya cuman tergantung kita ingin cepat atau nyantai-nyantai juga nggak papa. Karena interval itu jarak antara ke dua nada maka yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama-tama kita sudah harus membiasakan untuk bernyanyi. Di mana saja kita ingin berlatih terserah mood kita saja, misalnya sehabis bangun tidur, di kamar mandi atau di depan alat musik itu sendiri. Tidak ada paksaan, ya cuman tergantung kita ingin cepat atau nyantai-nyantai juga nggak papa. Karena interval itu jarak antara ke dua nada maka yang harus kita perhatikan sekali adalah warna dari jarak-jarak itu. Mungkin kalau di musik klasik biasa di kenal dengan istilah <em>&#8220;Solfegio&#8221;</em>. Kalau anda mampu mengingat nada C midle atau nada A di Oktav sebelumnya(yang berada di tengah-tengah piano) bisa jadi akan cepat sekali anda mempelajarinya. Tetapi jika tidak berarti anda memang harus agak bekerja keras. Anda bisa berlatih dengan menirukan dengan suara dari mulut anda sendiri. Misalnya anda menekan nada C tersebut kemudian anda cari dan bunyikan interval ke 3 Mayor dengan suara anda sendiri. Jangan menyentuh nada ke 3 tersebut. Jika anda sudah yakin, baru anda mengeceknya pada alat musik anda. Biasanya anda akan terbiasa dengan nada-nada yang mudah dulu, Interval 3 Mayor atau Interval 5 Perfect. Lama-kelamaan akan menjadi semakin kompleks karena anda juga harus bisa menyanyikan atau mengidentifikasi semua nada di alat tersebut. Menuju ke Interval 4 Augmented, Interval 9 Augmented, Interval 11 Augmented, Interval 13 Mayor atau minus 13 dan semuanya harus anda latih hingga tidak perlu berfikir lagi. Oh ya jangan lupa untuk menentukan root dari jarak tersebut. Misalnya sementara di nada dasar Do=C.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/cara-mempraktekkan-latihan-interval/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Interval (jarak antar nada-nada)</title>
		<link>http://www.krishnabalagita.com/interval-jarak-antar-nada-nada</link>
		<comments>http://www.krishnabalagita.com/interval-jarak-antar-nada-nada#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 00:26:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krishnabala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basic Theory]]></category>
		<category><![CDATA[Interval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.krishnabalagita.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Langkah-langkah yang harus kita pelajari terdiri dari : 1. Interval (jarak antara nada-nada) 2. Pembentukkan chord termasuk triad &#38; seventh chord. 3. Pembentukkan tangga nada termasuk mayor dan minor. 4. Inversi (pembalikkan nada-nada). 5. Pengenalan progresi chord. Sebelumnya lebih jauh, saya di sini hanya akan mengupas masalah harmonisasi pada alat musik khusunya piano. Pelajaran ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="post-2" class="post">
<div class="entry">
<p><strong>Langkah-langkah yang harus kita pelajari terdiri dari :</strong></p>
<p>1. Interval (jarak antara nada-nada)<br />
2. Pembentukkan chord termasuk triad &amp; seventh chord.<br />
3. Pembentukkan tangga nada termasuk mayor dan minor.<br />
4. Inversi (pembalikkan nada-nada).<br />
5. Pengenalan progresi chord.</p>
<p>Sebelumnya lebih jauh, saya di sini hanya akan mengupas masalah harmonisasi pada alat musik khusunya piano. Pelajaran ini tentunya lebih menitik beratkan kepada teori, tapi bisa juga untuk langsung di aplikasikan. Pertama-tama yang harus kita ketahui adalah jarak antara nada-nada pada struktur musik diatonik. Dalam tangga nada diatonik misalnya pada kunci C terdapat nada-nada c,d,e,f,g,a,b,c’.</p>
<p>Berarti nada-nada tersebut memilik jarak (dari c ke d adalah 1), (dari d ke e adalah 1), (dari e ke f adalah 1/2), (dari f ke g adalah 1), (dari g ke a adalah 1), (dari a ke b adalah 1), (dari b ke c adalah 1/2). Jadi kita telah temukan<strong> 1,1,1/2,1,1,1,1/2</strong>.</p>
<p>Sebelum semakin jauh ke tangga nada Mayor &amp; Minor, kita selesaikan dulu masalah interval tsb. sampai tuntas. Jarak antara nada atau Interval hanya di bagi menjadi 2 bagian. Yaitu Interval Mayor &amp; Interval Perfect/Sempurna. Jarak2 Interval Mayor adalah <strong>C ke D</strong>, C <strong>ke E, C ke A dan C ke B.</strong> Kemudian jarak dari <strong>C ke F adalah Perfect 4 &amp; Jarak C ke G adalah Perfect 5</strong>. Kemudian bagaimana dengan nada2 yg lain-lainnya?Saya akan tuliskan rumusan di bawah ini.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Setiap Interval Mayor jika ia diturunkan setengah nada maka dia akan berubah menjadi <strong>Interval Minor</strong>.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Setiap Interval Perfect jika ia diturunkan setengah nada maka ia akan berubah menjadi <strong>Interval Diminished</strong>.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Setiap Interval Mayor maupun Perfect jika dinaikkan setengah nada maka ia akan berubah menjadi <strong>Interval Augmented.</strong></p>
<p>Contoh ; bila jarak nada C ke D adalah Mayor2 atau <strong>Major 2nd</strong> maka jika ia diturunkan akan menjadi <strong>Minor 2nd</strong>. Bila jarak nada C ke D dinaikkan setengah maka ia akan menjadi <strong>Aug 2nd</strong>.</p>
<p>Contoh 2 ; bila jarak nada C ke F adalah <strong>Perfect 4th</strong> maka jika ia diturunkan setengah nada maka ia akan menjadi Diminished 4th(disingkat <strong>Dim 4th</strong>). Jika jarak nada C ke F dinaikkan setengah nada maka ia akan menjadi Augmented 4th (disingkat <strong>Aug 4th)</strong>.</p>
<p>Contoh 3 ; Apabila nada2 tsb. melebihi satu wilayah tangga nada,  ya tinggal di hitung saja. Contoh nada <strong>C ke D’</strong> (melebihi 1 Oktav), maka nada D menjadi nada ke 9 kalau kita hitung dari C tengah. Nada tsb. akan mempunyai bunyi yg sama dengan C ke D cuman frekwensinya beda karena melebihi 1 oktav. Jadi dia tetap Interval Mayor, kita menyebutnya <strong>Mayor 9th</strong>. Kemudian lagi jika nada tersebut dinaikkan atau diturunkan menjadi ; jika <strong>Maj 9th</strong> diturunkan setengah nada maka ia akan bernama <strong>Min9th</strong> &amp; Jika ia dinikkan setengah maka ia akan menjadi <strong>Aug 9th</strong> atau sering sisebut +9th.</div>
</div>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.krishnabalagita.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.krishnabalagita.com/interval-jarak-antar-nada-nada/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
